Kamis, 2 Pebruari 2017 Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kejuruan (K3SK) Kabupaten Kulon Progo memfasilitasi pertemuan seluruh Bursa Kerja Khusus (BKK) pada Sekolah Kejuruan di Kabupaten Kulon Progo. Acara tersebut diselenggarakan di SMK Ma’arif 1 Wates, diikuti 36 peserta dari seluruh Sekolah Kejuruan di Kulon Progo.
Ketua K3SK Rahmat Raharjo mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi untuk mempererat hubungan antar BKK SMK. Juga sebagai ajang bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dalam rangka optimalisasi peran dan fungsi BKK dalam mengurangi pengangguran di Kab. Kulon Progo.
Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Kulon Progo, Eko Wisnu Wardhana, SE. yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengajak BKK yang merupakan mitra kerja Pemerintah Daerah dalam penempatan tenaga kerja, untuk bekerja sama dan sama-sama bekerja membantu pengentasan kemiskinan melalui pengurangan pengangguran dengan menempatkan tenaga kerja sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Disampaikan pula beberapa program dan kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan oleh Pemda khususnya Disnakertrans Kabupaten Kulon Progo.
Disamping itu dalam rangka ketersediaan data pada Pemkab Kulon Progo, diminta kepada seluruh BKK untuk melaporkan secara rutin kegiatan rekrut dan penempatan tenaga kerja di sekolahnya ke Disnakertrans Kab. Kulon Progo.
Sedangkan Kepala Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kulon Progo, Susilo, MSi., menyampaikan perlunya ditanamkan jiwa entrepreneur pada anak didik agar mereka mampu berwirausaha demi percepatan penurunan angka pengangguran.
Dalam pertemuan tersebut juga dibentuk Forum Komunikasi BKK-SMK Kulon Progo dengan ketua Sdr. Sarju dari SMK 2 Pengasih. Dengan terbentuknya Forum tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan peran dan fungsi BKK.